Jumat, 2009 Mei 01

Warga Budayakan Tanaman Padi di POT

BANDUNG, Sulitnya mencari lahan yang luas untuk menanam padi, kini bisa disiasati dengan melakukan penanaman dalam pot. Bahkan, hasil yang diperoleh dengan melakukan penanaman padi dalam pot, cukup menguntungkan.

Seperti diakui oleh sejumlah warga di Kampung/Desa Ciluncat Kec. Cangkuang Kab. Bandung. Mereka kini sedang membudayakan penanaman padi di pot, karena lahan sawah yang ada makin habis tergusur pembangunan. “Pot yang digunakan cukup memanfaatkan kaleng bekas. Sedangkan media tanahnya bisa mengambil lumpur kolam dan diberi pupuk organik,” tutur Darussalam, warga Desa Cangkuang, Kamis (30/4).
Menurut Darussalam, padi yang dihasilkan dengan menanam di pot, tidak kalah banyak dengan yang ditanam di sawah. Dalam satu pot, bisa menghasilkan 0,5 kg pagi. Jumlah itu termasuk banyak dan menguntungkan petani. Di sisi lain, petani juga tidak memerlukan lahan sawah yang luas.

Engkus petani lainnya mengungkapkan, semula warga ragu dengan hasil padi yang ditanam dalam pot. Namun, setelah mencoba dan mendapat bimbingan, hasilnya ternyata lebih menguntungkan. Kini, sejumlah warga justru makin antusias untuk mencoba menanam padi di pot.

Jenis benih padi yang selama ini digunakan warga Desa Ciluncat, ujar Engkus, baru sebatas IR 64. Namun, bukan tidak mungkin, di waktu mendatang warga akan mencoba jenis benih padi lainnya untuk ditanam di pot. Seorang warga, cukup menyediakan 600 kaleng bekas, maka kesulitan memperoleh lawan sawah yang luas sudah bisa teratasi. (A-191/A-147)***

harian pikiran-rakyat


Read More......

Jumat, 2009 April 24

12 Cara Alami Cegah Flu

SAMPAI saat ini belum ditemukan pengobatan yang efektif untuk atasi flu, jadi pencegahan merupakan tindakan yang paling tepat. Aktif dalam memerangi flu akan membuat hidup Anda lebih sehat.

Cara yang paling efektif dalam mencegah flu adalah menggunakan pengobatan yang tepat. Cara ini mungkin tidak alami tetapi bekerja lebih baik dibandingkan dengan cara lainnya. Tetapi, masih ada strategi lain yang bisa Anda coba. Berikut beberapa saran dari Charles B. Inlander, Presiden The People's Medical Society, yang bisa Anda coba:

1. Cuci Tangan

Sebagian besar virus flu disebarkan memalui kontak langsung. seseorang yang menderita flu bersin ke tangannya, kemudian menyentuh telepon, keyboard, gelas di dapur. Kuman mampu bertahan hidup selama beberapa jam, bahkan dalam beberapa kasus bertahan sampai mingguan, kemudian benda tersebut akan disentuh oleh orang lain.

Oleh karena itu, sering-seringlah cuci tangan. Jika tidak tersedia tempat cuci tangan, gosokkan kedua tangan Anda dengan kuat selama beberapa menit. Ini akan membantu menghancurkan sebagian kuman-kuman penyebab flu. Atau bersihkan tangan Anda dengan pembersih yang mengandung alkohol.
2. Jangan tutupi bersin atau batuk Anda dengan tangan

Karena kuman dan virus bisa menempel ke tangan yang tanpa pelindung, maka menutup bersin atau batuk dengan tangan akan mempermudah penyebaran kuman kepada orang lain. Kalau ingin bersin atau batuk, gunakanlah tisu, kemudian buanglah ke tempat sampah yang tertutup. Jika tidak ada tisu, palingkan kepala Anda dari orang yang ada di sekitar Anda kemudian batuklah ke udara.

3. Jangan menyentuh wajah

Virus flu masuk ke dalam tubuh melalui mata, hidung, atau mulut. Menyentuh wajah merupakan cara penularan utama pada anak-anak penderita flu, dan merupakan cara utama menularkan flu kepada orangtua mereka.

4. Perbanyak minum air

Air akan mempercepat sistem dalam tubuh Anda, membersihkan semua racun-racun yang ada dalam tubuh. Orang dewasa yang sehat memerlukan 8 gelas cairan per hari. Bagaimana caranya menetukan apakah Anda mendapatkan cairan yang cukup atau tidak? Jika warna air seni Anda hampir jernih, berarti Anda cukup cairan. Jika berwarna kuning pekat, berarti Anda memerlukan lebih banyak cairan.

5. Sauna

Para peneliti belum tahu pasti mengenai peranan sauna dalam tindakan pencegahan flu, tetapi sebuah studi di Jerman tahun 1989 menemukan bahwa mereka yang melakukan sauna dua kali seminggu mengalami penurunan frekuensi mengalami flu hingga setengahnya dibandingkan dengan mereka yang tidak melakukan sauna. Teorinya: saat melakukan sauna Anda menghirup udara yang lebih panas, suhu yang terlalu panas bagi virus flu sehingga tidak memungkinkan virus untuk bertahan hidup.

6. Udara segar

Udara segar sangat penting khususnya saat musim hujan yang mengharuskan Anda tinggal lebih lama di dalam ruangan, yang berarti akan ada semakin banyak kuman yang bersirkulasi dalam ruangan yang padat dan kering.

7. Melakukan aerobik secara teratur

Latihan aerobik mempercepat jantung memompa darah dalam jumlah yang lebih besar, sehingga akan membuat Anda bernapas lebih cepat dan membantu mentransfer oksigen dari paru-paru ke darah, membuat Anda berkeringat saat badan bertambah panas. Latihan ini membantu meningkatkan kemampuan alami tubuh membunuh sel-sel virus.

8. Konsumsilah makanan yang mengandung Phytochemical

"Phyto" artinya tanaman, dan zat kimia alami pada tumbuhan sangat baik untuk kesehatan. Jadi, jauhkan pil vitamin, dan makanlah sayuran hijau, merah serta kuning dan jangan lupa buah-buahan.

9. Konsumsi yogurt

Beberapa studi menunjukkan bahwa mengkonsumsi secangkir yogurt rendah lemak sehari bisa mengurangi kemungkinan terserang flu hingga 25%. Menurut para peneliti, bakteri baik dalam yogurt bisa menstimulus produksi substansi sistem kekebalan tubuh yang berfungsi melawan penyakit.

10. Hindari rokok

Data statistik menunjukkan, perokok berat lebih sering menderita flu dan flu yang diderita lebih berat. Bahkan menjadi perokok pasif bisa menyerang sistem kekebalan tubuh. Merokok akan mengeringkan saluran napas dan melumpuhkan cilia, rambut halus yang membatasi membran mucus di hidung dan paru-paru. Selain itu, gerakan rambut halus yang bergelombang akan mengeluarkan virus flu dari saluran napas. Para ahli meyakini, satu batang rokok bisa melumpuhkan cilia selama 30-40 menit.

11. Kurangi konsumsi alkohol

Konsumsi alkohol yang berlebihan akan menekan sistem kekebalan tubuh dengan berbagai cara. Peminum berat cenderung terinfeksi serta mengalami komplikasi. Alkohol juga mengeringkan tubuh karena alkohol bersifat menarik cairan dari tubuh.

12. Rileks

Anda bisa membuat diri Anda rileks dan mengaktifkan sistem kekebalan tubuh. Bukti menunjukkan, saat Anda rileks, interleukin, pemimpin dalam respon sistem kekebalan untuk melawan virus flu, meningkat dalam aliran darah.

Latihlah diri Anda untuk menggambarkan image yang menyenangkan atau menenangkan. Lakukan selama 30 menit per hari selama bebrapa bulan. Ingatlh, kemampuan relaksasi bisa dipelajari. Orang-orang yang mencoba rileks, tetapi tetap merasa bosan, tidak akan mengalami perubahan dalam zat-zat kimia darah.
(*/webMD.com)

Penulis : Ikarowina Tarigan
from Tips Sehat & Bugar :: mediaindonesia.com


Read More......

Senin, 2008 Agustus 11

Bahaya Obat Nyamuk !!!

>>> Berminat untuk membeli kelambu seperti di gambar (Ukuran 180x240x175 dan model nya sama persis dengan yang ada di gambar, made in korea), Hubungi Tlp/SMS : 0815 7353 3091 atau di Yahoo Messenger [klik link YM di kanan bawah blog ini] <<<

Seberapa sering anda memakai obat nyamuk? Apa mereknya? Apa jenisnya? ampuhkah? berapa harganya? itulah pertanyaan yang sering mucul tentang obat nyamuk, tapi berapa banyak yang bertanya AMANKAH ? Aku harus bilang bahwa saat ini boleh dibilang tidak ada satu pun obat nyamuk di Indonesia yang benar2 ampuh dan AMAN.

Prinsip dasar yang harus dipahami semua orang ketika menggunakan obat nyamuk adalah
bahwa zat yang dipakai itu RACUN, dan tidak ada racun yang benar2 aman. iklan2 di TV dan media lain menyesatkan. Tahu iklan Baygon terbaru tentang Baygon biru yang gak bikin batuk ato wanginya segar? Itu iklan yang keterlaluan dan sangat menyesatkan, karena seolah2 dengan menggunkan Baygon biru kita boleh tetap berada di ruangan saat penyemprotan terjadi.

Baygon mengandung 2 racun utama yaitu Propoxur dan transfluthrin. Propoxur adalah senyawa karbamat (senyawa antaranya,MIC, pernah menewaskan ribuan orang dan menyebabkan kerusakan syaraf ratusan ribu orang lainnya dalam kasus Bhopal di India) yang telah dilarang penggunaannya di luar negri karena duduga kuat sebagai zat karsinogenik sedangkan transfluthrin relatif aman hingga saat ini. temenku pernah 'mabuk' propoxur karena menyentuhnya dengan tangan yang sudah menggunakan sarung tangan... 7 hari panas dingin gak keruan. Kalau yang lain bagaimana?

HIT yang promosinya sebagai obat nyamuk ampuh dan murah memang benar bahkan sedikit
lebih ampuh dari Baygon tapi sangat berbahaya karena bukan hanya menggunakan Propoxur tapi juga DDVP atau dichlorvos... zat turunan chlorine yang sejak puluhan tahun dilarang penggunaannya di dunia. Murah tapi berbahaya, pilih mana?

Sedangkan obat nyamuk lain seperti Baygon tutup hijau, Vape, raid dan mortein memang non propoxur dan non DDVP tapi keampuhannya sangat diragukan, mereka hanya efektif melawan nyamnuk Aedes tapi berantakan saat melawan nyamuk Culex sp (ini nyamuk malam yang sering gangguin kita).

Wangi pada obat nyamuk aerosol maupun semprot semestinya justru menjadi indikasi bahwa kita tidak boleh berada diruangan tsb selama bau masih tercium, kurang lebih selama 1 jam.... Obat nyamuk tipe lain bagaimana? Sama saja, obat nyamuk bakar jelas menghasilkan asap dan racun, jenis electrik pun tetap menghasilkan racun (HIT bahkan menggunakan propoxur untuk obat nyamuk elektiknya). Penggunaaan obat nyamuk dengan cara dibakar atau dengan listrik harus dalam ruangan dengan sirkulasi udara yang baik, tidak boleh dalam ruangan tertutup karena racun dan asap yang dihasilkan akan mengurangi proporsi kandungan oksigen dalam ruangan.

Kalau reppelent atau penolak nyamuk seperti Autan, sari Puspa/Soffell, atau Lavender gimana? Ketiganya mengandung racun bernama Diethyltoluamide atau DEET, DEET ini sangat korosif, Autan tidak dapat disimpan dalam wadah plastik PVC atau besi karena dalam hitungan minggu akan mengikis lapisannya. Bayangkan bila itu kena kulit kita? Jadi sekali lagi telah terjadi pembohongan publik lewat iklan anti nyamuk yang lembut bagi kulit, mana mungkin zat yangjelas2 merusak kulit dapat merawat kulit, bahkan setelah ditambahi embel2 menggunkan Aloe Vera atau zat pelembab lain tetap saja berbahaya, jangan gunakan pada kulit yang sensitif atau anak dibawah usia 2 tahun.

Jadi gimana? Back to nature, kalau malam pakai kelambu, kalau siang pakai tangan or raket listrik. Obat nyamuk hanya digunakan bila gangguan memang sudah tak terkendali atau melebihi batas toleransi dan GUNAKAN DENGAN CARA YANG AMAN..... jangan pernahberfikir racun itu aman..... beberapa memang ampuh tapi tak ada yang benar2 aman... pilihlah yang efek racunnya paling kecil, jika sekedar untuk mengendalikan (bukan membasmi) nyamuk maka pilihan terbaik adalah Baygon Tutup hijau (racunnya transfluthrin danCyfluthrin) Vape or Mortein, kalau perlu mengendalikan kecoa maka Baygon selain tutup hijau dan Mortein adalah pilihan terbaik.

Kalau obat nyamuk bakar sih hampir sama semua... obat nyamuk elektrik pilihannya ada pada Baygon or Vape, sedagkan lotion penolak nyamuk antara Sari Puspa or Autan (kandungan DEET 13 dan 12.5 %, sedangkan Lavender hingga 15%).... semuanya terserah anda.

Sumber : Artikel Internet

Read More......

Senin, 2008 Agustus 04

Obat Alami Penyembuh Demam Berdarah

NETIZEN--Menghadapi musim yang tidak menentu, hujan kadangkala panas silih berganti mengakibatkan muncul penyakit di sana sini. Penyakit yang disebabkan virus seperti flu, batuk, radang atau yang dibawa oleh vektor perantara ; nyamuk, lalat, kecoa bahkan tikus seperti demam berdarah dengue (DBD), Chikungunya, diare, muntaber sampai lepstopirosis (penyakit pasca banjir akibat perantara tikus).

Dari semua penyakit yang muncul akibat perubahan musim yang tak menentu dan akibat kesadaran menjaga lingkungan masyarakat yang masih rendah, demam berdarah (DBD) adalah satu penyakit yang ditakuti oleh sebagian besar masyarakat kita. Tak jarang dampak DBD sampai merenggut nyawa pasien karena dari fase awal sampai fase kritis tak jelas gejalanya sehingga anggota keluarga lain tidak menyadari sehingga pasien tidak tertolong. Terkadang sepintas mirip dengan gejala batuk, flu atau radang yang biasanya disertai demam.
Memasuki masa kritis adalah fase yang paling berat, karena jumlah trombosit yang semakin menurun jauh dari angka normal (normal > 150.000) ini dapat mengakibatkan pendarahan, denyut nadi tidak teraba bahkan koma sampai yang paling parah meninggal dunia.
Penurunan jumlah trombosit secara drastis diperparah oleh rasa mual dan nyeri ulu hati sehingga keinginan untuk menerima asupan makanan atau minuman berkurang. Begitu juga dengan anakku, ibu dan kakakku yang pernah mengalami penderitaan akibat DBD.
Anakku harus dirawat ketika sudah memasuki fase kritis.Ia hampir tak tertolong, denyut nadinya kadang tak terasa.Jumlah trombositnya 50.000an terus menurun keesokan harinya. Dokter hanya menyarankan untuk terus diberikan asupan makanan ataupun cairan ke tubuhnya dan memberikan obat anti nyeri ulu hati lewat infus untuk mengurangi rasa mual. ”Bagaimana mungkin terus diberikan asupan makanan atau minuman, padahal baru diberi susu atau jus buah sedikit saja langsung dimuntahkannya”, pikirku kala itu.
Alhamdulillah Saya langsung teringat kala ibuku dirawat karena hal serupa.Hari keempat perawatannya Ia belum diizinkan pulang karena jumlah trombositnya yang masih jauh dari angka normal. Beruntung kakakku memberikannya madu bunga kurma yang Subhanallah setelah dites darah jumlah trombositnya langsung merangkak naik dan keesokan harinya diperbolehkan pulang oleh dokter yang merawatnya.
Segera Saya dan suami memberikan madu yang bukan dari jenis bunga kurma, dan kami sinergikan dengan jus kurma, Habbatussauda oil (jintan hitam) dan air zam-zam yang Alhamdulillah bisa kami dapat dari mertua yang baru pulang dari tanah suci. Subhanallah pada hari ketiga jumlah trombosit merangkak naik ke angka 80 ribuan dan pada hari keempat naik lagi menjadi 120.000 dan pada hari itu juga kami diperbolehkan pulang, Alhamdulillah.
Kakakku yang terkena belakangan, malahan tidak sampai dirawat namun hanya terus berikhtiar dengan meminum madu, Habbatussauda dan jus kurma sebanyak satu botol saja dan Alhamdulillah sekarang ia sudah sehat.
Kiriman dari :
Roller Robiana Listia Dewi, S.Pd
e_yuadi@yahoo.com

--> COPAS LANGSUNG DARI REPUBLIKA ONLINE

Read More......

Rabu, 2008 Mei 14

Tanaman Padi di POT dari Blog's Tetangga ...

Nga bosen-bosen nya saya cari informasi mengenai tanaman padi di pot. Kebetulan, saya mampir di blog nya P' Sobirin dan Bu' Christine. Wah ... ternyata mereka juga sedang menanam padi di pot dengan resep dan gaya nya sendiri , salah satu resep nya kalo nga salah sering disebul "MOL" alias mikroorganisme lokal.

Saya banyak belajar dari blognya mereka, dan mereka jg sudah pernah mampir ke blog saya ini, terima kasih ya, sudah mampir di blog yang sekedarnya ini.

Bagi rekan-rekan yang senang atau mau mencoba menanam padi di pot, bisa kunjungi blog nya, bisa lihat foto-foto tanaman padi nya juga.

Saya berharap bisa mengikuti jejak P'Sobirin dengan konsep "zero waste" nya, InsyaAllah saya pasti bisa.

#Gambar Bulir Padi di ambil dari google.com



Read More......

Senin, 2008 April 14

Panen Padi di Atas Loteng

Mengikuti perkembangan menanam padi di Polybag, hari ini saya baca di kompas.com.
Sukses selalu buat Bu' Ingkan Harahap yang sudah panen padi di Loteng :)

Ingkan Harahap (54) memanen padi yang dibudidayakan di loteng rumahnya di Jalan Sumber Nanjung IV, Kota Bandung, Rabu (9/4). Padi yang ditanam pada pot kantong plastik ini menjadi salah satu alternatif memenuhi swasembada pangan dengan memanfaatkan lahan minimalis.

Kompas.com
Senin, 14 April 2008 | 10:34 WIB

Ingkan Harahap (54), Rabu (9/4), memanen padi di atas loteng rumahnya di Kompleks Perumahan Sumbersari Indah, Kota Bandung. Padahal, empat bulan lalu lahan loteng seluas sekitar 50 meter persegi itu gersang. Selain padi, di atas loteng itu Ingkan juga menanam sawi, cabai, labu kuning, dan kangkung.

Bersandal bakiak dan gunting tanaman ia memangkas beberapa batang padi. Padi yang dipanen langsung di injak-injak agar bulir-bulir lepas dari batang dan siap dijemur. Setampah gabah hasil panen beberapa hari sebelumnya sedang dijemur. Gabah kering tersebut sudah siap ditumbuk agar kulitnya mengelupas.

Ingkan memang bukan petani. Dia tak punya lesung kayu. Ia hanya mempunyai lesung batu. "Saya mencoba menggunakan yang ada saja. Saya alasi lesung dengan jerami agar tumbukan tidak terlalu keras dan membuat bulir beras hancur," ujar Ingkan.

Ingkan tengah mencoba menjadi petani. Alumnus Jurusan Arsitektur Institut Teknologi Bandung yang mengelola pendidikan untuk anak, Point, ini mengawali "debut" sebagai petani pada November lalu. Itu semua berawal dari sebuah obrolan dengan keluarga. Ia dan sanak saudaranya memperbincangkan tentang dunia pertanian. Dari obrolan itu, Ingkan berpikir, "Saya juga bisa menamam sendiri," katanya.

Pada bulan yang sama ia meminta bibit padi dari pengelola sawah keluarganya di Madiun, Sukiran. Sukiran datang dan memberikan ilmu bertani padi kepadanya. Sebelum pulang, Sukiran membantu Ingkan menyemai bibit padi. Beberapa hari kemudian bibit padi tumbuh. Ingkan pun memindahkannya pada puluhan polybag.

Awalnya, pertumbuhan padi terlambat. Pada masa diperkirakan sudah berbunga, padi-padi itu belum juga berbunga. Adiknya menyarankan agar ia memberikan pupuk supaya tanaman cepat berbunga. Namun, Ingkan berteguh bertani dengan kompos tanpa pupuk kimia.

Kesabarannya membuahkan hasil. Bulir padi akhirnya muncul. Sebulan setelah penanaman padi pertama, Ingkan menanam padi yang kedua di puluhan polybag lain.

"Mungkin karena sudah lebih lembab, pertumbuhan tanaman padi yang kedua lebih baik," kata Ingkan. Dalam tiga bulan padi sudah mampu dipanen bersamaan dengan padi yang ditanamnya pertama kali. Kini Ingkan memiliki hampir 100 polybag tanaman padi.

Hantu sawah
Kalau mengunjungi "sawah" di loteng rumah Ingkan, jangan heran bila mendengar suara burung. Sawah di loteng itu sudah membentuk ekosistem. Selain ada belalang dan kepik, juga terdapat burung-burung. Bahkan, ada burung yang sudah membuat sarang sebelum padinya berbunga.

Ingkan sadar burung membutuhkan makanan, tetapi ia juga ingin merasakan hasil jerih payahnya. Itu sebabnya Ingkan memasang bebegig alias hantu sawah dari baju-baju bekas. Ia membentangkan pita kaset bekas dan lonceng kaleng untuk mengusir burung.

"Saat ini berita tentang pertanian Indonesia menyedihkan terus. Salah satunya lahan persawahan makin menyusut," kata Ingkan. Dengan upaya kecil itu, Ingkan berharap, dari rumah, budaya pertanian masyarakat Indonesia bisa terus lestari.

Yenti Aprianti


Read More......

Sabtu, 2008 Maret 01

Memberdayakan Tanaman Menjadi Obat Herbal

Salah satu cita-cita ku, yaitu memiliki berbagai macan tanaman obat dan minimal bisa di manfaatkan di lingkungan keluarga. InsyaAllah, suatu saat saya harus bisa, Amin. :)

Liputan6.com, Jakarta: Obat-obatan herbal dalam beberapa tahun terakhir mulai dilirik masyarakat. Tampaknya warga mulai menyadari akan manfaat obat berbahan alami. Ternyata peluang ini tidak disia-siakan begitu saja oleh pakar herbalis Tito Nugroho. Bekerja sama dengan rekannya Lestari dan seorang dokter bernama Prapti Utami, Tito merintis usaha tanaman obat herbal dan konsultasi medis.

Usaha yang dirintis 1,5 tahun silam ini diberi nama Tanaman Obat Keluarga Evergreen. Setidaknya tersedia sekitar 220 macam jenis tanaman obat. Di antaranya daun sendok, sambung nyawa, brotowali, dan jati belanda. Selain itu juga terdapat berbagai buku pengobatan herbal yang salah satunya ditulis Prapti.

Bahan baku diperoleh Tito dari para petani di daerah Kaloran, Tumenggung, Jawa Tengah. Bahan-bahan itu kemudian dikirim ke Jakarta dan diolah menjadi berbagai macam obat-obatan herbal yang higienis serta di bawah pengawasan medis. "Saya sebagai praktisi medis sangat menganjurkan masyarakat mengenal macam tanaman yang bisa digunakan sebagai obat," ujar Prapti.

Obat-obat herbal yang ditawarkan Evergreen beraneka ragam mulai dari tanaman hidup dengan polibag, tanaman kering atau godogan, dan kapsul. Harga yang ditawarkan mulai dari Rp 25 ribu hingga Rp 45 ribu tergantung racikan yang terdapat dalam obat-obatan herbal tersebut.

Tidak hanya di dalam negeri, pemasaran Evergreen telah merambah ke mancanegara seperti Belanda, Amerika Serikat, dan lain-lain. Ketiga perintis usaha ini berharap lewat Evergreen masyarakat dapat lebih mengenal akan pentingnya manfaat dari tanaman obat baik untuk kesehatan pribadi maupun lingkungan sekitarnya.(YNI/Tim Usaha Anda) Tanaman Obat Keluarga Evergreen Klinik : Jalan CBD Blok J No. I Bintaro Utama Sektor IX Jakarta Selatan Telepon: 021-98213942 / 74863353 Contact Person Evergreen : Tito (0813 17 900 877) Konsultasi : Dr. Prapti (0815 9422 314) Email : sekarutamitoga@yahoo.com


Read More......